LOGO BARU JPEG

Makna Isra Mikraj Pelajar

Dampit, 23 Januari 2026 – SMA Negeri 1 Dampit menyelenggarakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Masjid Fatahillah SMAN 1 Dampit. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah sebagai sarana penguatan nilai spiritual, pembentukan karakter, serta penanaman sikap toleransi antarumat beragama.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan presensi siswa di ruang kelas, dilanjutkan pengumpulan telepon genggam sebagai bentuk komitmen menjaga kekhidmatan acara. Setelah itu, siswa Muslim melaksanakan tadarus Al-Qur’an dengan membaca Surah Al-Waqi’ah dan Ar-Rahman, sebelum bersama-sama menuju masjid.

Sementara itu, siswa beragama lain mengikuti kegiatan keagamaan tersendiri di tempat yang telah disediakan dan didampingi oleh pembina agama masing-masing, sehingga seluruh peserta didik tetap memperoleh pembinaan spiritual sesuai dengan keyakinannya.

DSC02901
DSC02938

Gambar 1.  Sambutan Kepala Sekolah Bapak Yudi Krisdianto dan Penyampaian materi Isra Mikraj oleh Gus M. Imron Hamzah

Acara di Masjid Fatahillah diawali dengan penampilan Al-Banjari yang menghadirkan suasana religius dan penuh kekhusyukan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara, sari tilawatil Al-Qur’an, serta sambutan Kepala SMA Negeri 1 Dampit. Dalam sambutannya, kepala sekolah menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan.

Gambar 2. Siswa/i beragama non muslim melakukan ibadah bersama dengan pembina sesuai keyakinan

Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah oleh Gus M. Imron Hamzah yang mengangkat tema “Isra Mikraj sebagai Momentum Hijrah Menuju Pribadi Bertakwa.” Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj merupakan tonggak penting dalam sejarah Islam, terutama terkait perintah salat sebagai sarana membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan kedekatan dengan Allah SWT.

Gambar 3. Kolase foto kegiatan Isra Mikraj

Gus Imron Hamzah mengajak para siswa untuk memaknai hijrah tidak hanya sebagai perpindahan fisik, tetapi sebagai perubahan sikap dan perilaku ke arah yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi, di lingkungan sekolah, maupun di masyarakat.

“Hijrah sejati adalah ketika seseorang mampu meninggalkan kebiasaan yang kurang baik menuju akhlak yang lebih mulia, dan salat menjadi pondasi utama dalam proses tersebut,” tuturnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan makan bersama di kelas sebagai wujud kebersamaan dan mempererat ukhuwah antarwarga sekolah. Selanjutnya, siswa dan guru Muslim melaksanakan Salat Jumat berjamaah di Masjid Fatahillah SMAN 1 Dampit sebelum kegiatan resmi diakhiri.

Melalui peringatan Isra Mikraj ini, SMA Negeri 1 Dampit berharap seluruh peserta didik dapat mengimplementasikan nilai-nilai spiritual yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.

Benchmarking Adiwiyata, SMA Taruna Nusantara Kunjungi SMA Negeri 1 Dampit

Dampit, 22 Januari 2026 — SMA Negeri 1 Dampit menerima kunjungan studi tiru (benchmarking) dari SMA Taruna Nusantara Kampus Malang pada Kami, 22 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk saling berbagi praktik baik, khususnya dalam pengelolaan sekolah berwawasan lingkungan melalui Program Adiwiyata.

Gambar 1. Kolase penyambutan kedatangan rombongan SMA Taruna Nusantara Oleh Kepala SMAN 1 Dampit

Rombongan tamu disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan warga sekolah SMA Negeri 1 Dampit. Prosesi penyambutan dilaksanakan di Ruang Justice, yang menjadi lokasi awal rangkaian kegiatan studi tiru. Suasana penuh keakraban tampak sejak awal kedatangan rombongan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMA Negeri 1 Dampit, yang menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi atas kepercayaan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang memilih SMA Negeri 1 Dampit sebagai tujuan studi tiru. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen sekolah dalam mengembangkan budaya peduli lingkungan serta pentingnya kolaborasi antarsatuan pendidikan dalam meningkatkan mutu dan kualitas sekolah.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Mayor Jenderal TNI M. Mahbub Junaedi, S.Sos., M.I.P., M.Han. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan benchmarking ini dapat menjadi sarana pertukaran informasi dan pengalaman, khususnya dalam pengelolaan lingkungan sekolah serta penguatan karakter peserta didik melalui program-program unggulan sekolah.

Usai rangkaian sambutan, rombongan tamu diarahkan menuju Gazebo dan area Fruit Garden yang berada di bagian belakang sekolah. Di lokasi tersebut, kegiatan inti berupa penyampaian informasi Program Adiwiyata dilaksanakan. Materi disampaikan oleh Bapak Muhammad Sukran Mahadi, selaku narasumber dari Tim Adiwiyata SMA Negeri 1 Dampit. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif berbagai program Adiwiyata yang telah dijalankan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga inovasi sekolah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Gambar 2. Kolase kegiatan Studi Tiru

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tour keliling kebun sekolah, termasuk kunjungan ke Kebun SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan). Pada sesi ini, rombongan diajak melihat secara langsung pemanfaatan lahan sekolah sebagai sarana edukasi ketahanan pangan serta penerapan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan. Acara kemudian diakhiri dengan ramah-tamah antara kedua pihak dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin sinergi dan kerja sama yang berkelanjutan antara SMA Negeri 1 Dampit dan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan serta penguatan sekolah berwawasan lingkungan.

Aurelia Nava Elvalin Raih Mahkota Miss Tourism Teen Indonesia 2026

Dampit, 18 Januari 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Indonesia. Aurelia Nava Elvalin berhasil meraih gelar bergengsi Miss Tourism Teen Indonesia 2026 dalam ajang nasional yang mempertemukan remaja-remaja terbaik dari berbagai daerah di Indonesia

Tidak hanya menyabet gelar utama, Aurelia juga berhasil memborong sejumlah penghargaan prestisius, yaitu Best Talent Miss Tourism Teen Indonesia 2026, Miss Favorite Miss Tourism Teen Indonesia 2026, serta masuk dalam Top 3 Best Catwalk Challenge Miss Tourism Teen Indonesia 2026. Capaian ini menegaskan kualitas Aurelia sebagai sosok remaja yang tidak hanya berpenampilan anggun, tetapi juga berbakat, berkarakter, dan memiliki daya tarik yang kuat di mata publik.

ddd

Foto : https://www.instagram.com/p/DTnGW1HEjgH/?img_index=1&igsh=MXJ1eGN3eTE3ZzBxeA==

Perjalanan Aurelia dalam ajang tersebut tidaklah instan. Ia melalui berbagai tahapan seleksi, pembekalan, hingga penilaian yang menguji kepribadian, wawasan pariwisata, bakat, serta kemampuan tampil di panggung nasional. Konsistensi, kerja keras, dan dedikasi tinggi menjadi kunci utama keberhasilannya meraih prestasi gemilang ini.

Ajang Miss Tourism Teen Indonesia sendiri merupakan wadah pengembangan potensi generasi muda yang berfokus pada promosi pariwisata Indonesia, penguatan karakter, serta pembentukan duta remaja yang mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. Dalam perannya sebagai pemenang, Aurelia diharapkan dapat turut berkontribusi aktif dalam mengenalkan kekayaan pariwisata Indonesia dengan cara yang elegan, kreatif, dan berdaya guna.

Prestasi yang diraih Aurelia Nava Elvalin menjadi bukti bahwa remaja Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional dengan tetap menjunjung nilai karakter, budaya, dan kecintaan terhadap tanah air. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi pelajar lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani bermimpi besar.

Dengan pencapaian tersebut, Aurelia tidak hanya membawa pulang mahkota kemenangan, tetapi juga mengemban misi mulia sebagai inspirasi generasi muda dan duta pariwisata Indonesia yang berkarakter serta berwawasan global.

Shevia Ramadhani Re’ise Sabet Juara 1 Fighter Kelas A Remaja di Satria Nusa Championship 2

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar SMAN 1 Dampit. Shevia Ramadhani Re’ise, siswi kelas XI-7, berhasil meraih Juara 1 Fighter Kelas A Remaja dalam ajang Satria Nusa Championship 2 yang digelar di Gedung DPD Golkar Kabupaten Malang.

Kejuaraan bergengsi ini menjadi arena pembuktian bagi atlet-atlet muda berbakat dari berbagai daerah. Dengan semangat juang tinggi, teknik bertanding yang matang, serta mental tanding yang kuat, Shevia tampil dominan sejak babak awal hingga partai final. Setiap pertandingan dijalani dengan disiplin, fokus, dan kepercayaan diri yang luar biasa.

Keberhasilan ini bukan hanya mencerminkan kemampuan individu, tetapi juga hasil dari latihan konsisten, dukungan pelatih, serta lingkungan sekolah yang mendorong pengembangan potensi siswa di bidang olahraga bela diri dan prestasi nonakademik.

Prestasi Shevia semakin menegaskan bahwa pelajar SMAN 1 Dampit mampu bersaing dan berprestasi di tingkat kejuaraan terbuka. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat, baik di bidang akademik maupun olahraga.

Sekolah menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi Shevia Ramadhani Re’ise yang telah mengharumkan nama sekolah melalui jalur prestasi olahraga. Semoga kemenangan ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi di ajang kejuaraan berikutnya.