LOGO BARU JPEG

Benchmarking Adiwiyata, SMA Taruna Nusantara Kunjungi SMA Negeri 1 Dampit

Dampit, 22 Januari 2026 โ€” SMA Negeri 1 Dampit menerima kunjungan studi tiru (benchmarking) dari SMA Taruna Nusantara Kampus Malang pada Kami, 22 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk saling berbagi praktik baik, khususnya dalam pengelolaan sekolah berwawasan lingkungan melalui Program Adiwiyata.

Gambar 1. Kolase penyambutan kedatangan rombongan SMA Taruna Nusantara Oleh Kepala SMAN 1 Dampit

Rombongan tamu disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan warga sekolah SMA Negeri 1 Dampit. Prosesi penyambutan dilaksanakan di Ruang Justice, yang menjadi lokasi awal rangkaian kegiatan studi tiru. Suasana penuh keakraban tampak sejak awal kedatangan rombongan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMA Negeri 1 Dampit, yang menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi atas kepercayaan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang memilih SMA Negeri 1 Dampit sebagai tujuan studi tiru. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen sekolah dalam mengembangkan budaya peduli lingkungan serta pentingnya kolaborasi antarsatuan pendidikan dalam meningkatkan mutu dan kualitas sekolah.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Mayor Jenderal TNI M. Mahbub Junaedi, S.Sos., M.I.P., M.Han. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan benchmarking ini dapat menjadi sarana pertukaran informasi dan pengalaman, khususnya dalam pengelolaan lingkungan sekolah serta penguatan karakter peserta didik melalui program-program unggulan sekolah.

Usai rangkaian sambutan, rombongan tamu diarahkan menuju Gazebo dan area Fruit Garden yang berada di bagian belakang sekolah. Di lokasi tersebut, kegiatan inti berupa penyampaian informasi Program Adiwiyata dilaksanakan. Materi disampaikan oleh Bapak Muhammad Sukran Mahadi, selaku narasumber dari Tim Adiwiyata SMA Negeri 1 Dampit. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif berbagai program Adiwiyata yang telah dijalankan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga inovasi sekolah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Gambar 2. Kolase kegiatan Studi Tiru

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tour keliling kebun sekolah, termasuk kunjungan ke Kebun SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan). Pada sesi ini, rombongan diajak melihat secara langsung pemanfaatan lahan sekolah sebagai sarana edukasi ketahanan pangan serta penerapan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan. Acara kemudian diakhiri dengan ramah-tamah antara kedua pihak dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin sinergi dan kerja sama yang berkelanjutan antara SMA Negeri 1 Dampit dan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan serta penguatan sekolah berwawasan lingkungan.

SMAN 1 Dampit Terima Bibit Padi Black Madras, Selaras dengan Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan

Dampit, 17 November 2025 โ€” Komitmen SMA Negeri 1 Dampit sebagai salah satu sekolah pelopor Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) kembali mendapatkan penguatan. Setelah sebelumnya mendapat apresiasi langsung dari Ibu Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, pada kunjungannya ke SMAN 1 Dampit, kini sekolah kembali menerima dukungan berupa bibit padi unggul Black Madras dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur.

WhatsApp Image 2025-11-17 at 16.16.25

Gambar 1. Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur memberikan Bibit Padi unggul Black Madras diterima langsung oleh Ibu Kustiyawati selaku Ketua Adiwiyata dan Juga ketua SIKAP SMAN 1 Dampit

Padi unggul Black Madras yang berasal dari hasil pengembangan varietas eksotis Asia ini kini menjadi perhatian karena belum banyak dibudidayakan di satuan pendidikan. SMA Situbondo dan SMA Negeri 1 Dampit menjadi dua sekolah yang mendapat kesempatan mengembangkan varietas ini melalui dukungan Dinas Pertanian Jawa Timur. Black Madras dikenal dengan warna daunnya yang ungu kehitaman, tampilannya yang estetik, serta potensi besar sebagai komoditas pertanian masa depan yang memiliki nilai edukasi, ekonomi, dan daya tarik visual yang tinggi.

Kehadiran padi unggul ini merupakan bentuk keberlanjutan dari arahan Ibu Khofifah dalam mendorong sekolah menjadi pusat inovasi pertanian modern. Dalam kunjungan sebelumnya, beliau menegaskan bahwa SMAN 1 Dampit adalah contoh nyata sekolah yang kreatif, berkarakter, dan mampu menghadirkan inovasi melalui program SIKAP, terutama dalam bidang pertanian, lingkungan, dan ketahanan pangan.

Bantuan bibit Black Madras ini semakin memperkuat posisi SMAN 1 Dampit sebagai sekolah yang tidak hanya aktif memproduksi inovasi, tetapi juga konsisten mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dengan gerakan sadar pangan dan pertanian berkelanjutan.

Rencananya, bibit padi langka ini akan dikembangkan pada lahan pertanian sekolah sebagai media praktik, riset sederhana, serta demonstrasi ketahanan pangan kreatif yang bisa ditampilkan pada pameran inovasi sekolah dan kegiatan edukatif lainnya.

SMAN 1 Dampit menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur atas dukungan nyata ini, serta kepada Ibu Khofifah yang sebelumnya telah memberikan motivasi dan penguatan visi SIKAP bagi seluruh warga sekolah.

SEMANGAT INOVASI DAN KARAKTER: GUBERNUR JAWA TIMUR BANGGA PADA SMAN 1 DAMPIT


Gubernur Jawa Timur Kunjungi SMAN 1 Dampit: Tinjau Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan

Dampit, 31 Oktober 2025 โ€” SMA Negeri 1 Dampit mendapat kehormatan besar atas kunjungan Ibu Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., pada Jumat (31/10/2025). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka peninjauan program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang menjadi salah satu unggulan SMAN 1 Dampit dalam mendukung gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah.

WhatsApp Image 2025-10-31 at 17.11.23 (1)

Gambar 1. Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., disambut hangat oleh Siswa Siswi SMAN 1 Dampit 

Dalam kunjungan ini, Ibu Gubernur didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., serta Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd.. Turut hadir pula jajaran Forkopimcam Dampit yang bersama-sama mendampingi kegiatan peninjauan tersebut.

Kedatangan Ibu Gubernur disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Dampit, para guru, serta Duta SMAN 1 Dampit di pintu gerbang sekolah. Suasana semakin meriah ketika seluruh siswa menyambut dengan tepuk tangan dan yel-yel penuh semangat yang menggema di halaman sekolah. Setelah penyambutan, rombongan Gubernur langsung menuju ke kebun SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) untuk meninjau secara langsung berbagai inovasi ketahanan pangan yang dikembangkan oleh siswa dan guru, mulai dari budidaya tanaman produktif, pengolahan hasil pertanian sekolah, hingga sistem pengelolaan pupuk organik ramah lingkungan.

Program SIKAP SMAN 1 Dampit merupakan wujud nyata dukungan sekolah terhadap program โ€œJatim Bangkitโ€ serta upaya membangun kemandirian pangan dan karakter peduli lingkungan di kalangan pelajar. Melalui program ini, siswa dilatih tidak hanya berpikir ilmiah, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berinovasi.

Sebagai bagian dari kunjungannya, Ibu Gubernur juga menyampaikan pesan dan motivasi kepada seluruh warga sekolah. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya inovasi, karakter, dan semangat belajar bagi generasi muda:

CRV08526

Gambar 2. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bersama dengan DUTA SMAN 1 Dampit

โ€œAnak-anakku di SMAN 1 Dampit yang saya banggakan,
Dunia pendidikan hari ini menuntut kita untuk tidak hanya cerdas secara akademik,
tetapi juga inovatif, kreatif, dan berkarakter kuat.
Karena masa depan bukan milik mereka yang hanya tahu banyak,
tapi milik mereka yang mau terus berinovasi dan berbuat nyata.โ€

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa sekolah harus menjadi tempat tumbuhnya semangat dan karakter unggul:

โ€œSekolah bukan hanya tempat belajar pelajaran,
tapi laboratorium kehidupan tempat kita membangun karakter,
menumbuhkan rasa ingin tahu, dan melatih daya juang.
Jadikan setiap ide sebagai langkah menuju perubahan,
dan setiap karya sebagai bukti bahwa anak-anak Jawa Timur mampu bersaing di tingkat nasional dan global.โ€

Ibu Gubernur juga menyampaikan apresiasi terhadap SMAN 1 Dampit yang telah mengembangkan inovasi ketahanan pangan berbasis sekolah:

โ€œSaya bangga mendengar semangat SMAN 1 Dampit dalam mengembangkan ketahanan pangan berbasis sekolah.
Program seperti ini bukan hanya mendidik tentang pentingnya kemandirian pangan,
tetapi juga membentuk kepedulian sosial, tanggung jawab lingkungan, dan jiwa gotong royong.โ€

Dalam kesempatan yang sama, beliau turut memberikan pesan khusus kepada para guru dan tenaga kependidikan agar terus menjadi motor penggerak inovasi di dunia pendidikan.

DSC09542

Gambar 3. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., memanen langsung hasil kebun SIKAP SMAN 1 Dampit

โ€œGuru-guru dan tenaga kependidikan di SMAN 1 Dampit saya hormati,
teruslah menjadi penggerak inovasi di sekolah.
Tugas kita bukan sekadar mengajar,tetapi menumbuhkan karakter dan menyalakan semangat belajar yang tak pernah padam.โ€

Kunjungan Gubernur Jawa Timur ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMAN 1 Dampit. Selain memberikan dorongan moral, pesan-pesan beliau juga menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi di berbagai bidang.

โ€œInovasi dan karakter adalah dua sayap bagi masa depan.
Dengan keduanya, anak-anak SMAN 1 Dampit akan terbang tinggi membawa nama Jawa Timur menuju Indonesia Emas 2045,โ€

pungkas Ibu Khofifah dalam akhir sambutannya.

Kunjungan ini semakin memperkuat semangat warga SMAN 1 Dampit untuk terus berprestasi. Sebelumnya, sekolah ini juga berhasil meraih Juara 3 dalam ajang SMA Awards 2025 tingkat Provinsi Jawa Timur pada kategori School Food Care, sebuah penghargaan yang diberikan kepada sekolah-sekolah yang aktif dalam pengelolaan program pangan sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2025-10-31 at 17.11.23

Gambar 4. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., meninjau lokasi ketahanan pangan SMAN 1 Dampit

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen SMAN 1 Dampit dalam mengimplementasikan inovasi ketahanan pangan dan pendidikan karakter, sekaligus meneguhkan posisi sekolah sebagai salah satu pelopor Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan di Jawa Timur.

SMAN 1 Dampit Raih Juara 3 School Food Care 2025

Kerja Keras dan Kolaborasi Berbuah Prestasi Gemilang

Dampit, 24 Oktober 2025 โ€“ Kabar membanggakan kembali datang dari SMA Negeri 1 Dampit. Sekolah ini berhasil meraih Juara 3 dalam ajang School Food Care (SFC) 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Penganugerahan penghargaan dilaksanakan pada Kamis, 23 Oktober 2025, bertempat di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, kolaborasi, dan semangat gotong royong seluruh warga sekolah โ€” mulai dari tim pelaksana, guru pembimbing, hingga para siswa yang berperan aktif dalam mengembangkan program SFC di lingkungan sekolah.

Video 1. Penganuegrahan juaran 3 SFC oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Bapakย Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M.

Kepala SMAN 1 Dampit, Bapak Yudi Krisdianto, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian tersebut.

โ€œAlhamdulillah, hasil kerja keras Bapak Ibu guru, tenaga kependidikan, dan siswa akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Terima kasih atas kerja sama dan dedikasi luar biasa dari seluruh pihak. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi sekolah,โ€ ungkapnya.

Program School Food Care (SFC) sendiri merupakan inisiatif Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk menumbuhkan kesadaran gizi, keamanan pangan, dan kebersihan di lingkungan sekolah. Program ini melibatkan 29 sekolah percontohan di Jawa Timur, termasuk SMAN 1 Dampit yang aktif menjalankan berbagai inovasi, seperti pengelolaan kantin sehat, kampanye gizi seimbang, dan pengawasan kebersihan area sekolah.

WhatsApp Image 2025-10-23 at 16.44.36
DSC00063
WhatsApp Image 2025-10-23 at 16.45.43

Gambar 1. Foto bersama Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah Kabupaten Malangย  Ibu Indiyah Nurhayati, M.Pd (Kiri) , Foto Penyerahan Piala Juara 3 bersama Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jawa Timur Bapakย Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M.(Kanan Atas) , Foto Piala kejuaraan (Kanan Bawah)

Dengan capaian Juara 3, SMAN 1 Dampit menegaskan komitmennya dalam mendukung gerakan sekolah sehat dan berkelanjutan. Keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata bahwa kerja sama dan konsistensi dapat membawa hasil yang luar biasa.

โ€œKemenangan ini adalah hasil kerja tim dan dukungan seluruh warga sekolah. Mari kita jadikan prestasi ini sebagai semangat baru untuk terus menjaga kualitas program School Food Care di tahun-tahun mendatang,โ€ tambah Bapak Yudi menutup wawancara.

SMAN 1 Dampit berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik, sejalan dengan visi sekolah untuk menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berkarakter.

BELARIA (BELAJAR ALAM CERIA)

Serunya Anak RA Bina Insani Belajar Alam di SFC SMAN 1 Dampit: Dari Menanam, Memetik, hingga Bermain Edukatif

Dampit, 7 Oktober 2025 โ€” Keceriaan dan tawa anak-anak RA Bina Insani memenuhi area School Food Care (SFC) SMAN 1 Dampit pagi ini. Dalam kegiatan outdoor learning bertema โ€œBelajar dari Alam: Mengenal Sayur dan Buah di Kebunku,โ€ mereka belajar langsung dari lingkungan sekitar sambil bermain dan bereksperimen di kebun sekolah.

20251007_095625

Gambar 1. Orang Tua / Wali peserta didik RA Bina Insani ikut menikmati suasana School Food Care (SFC) SMAN 1 Dampit

Rombongan RA Bina Insani disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Dampit, Bapak Yudi Krisdianto, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya memperkenalkan anak-anak pada lingkungan alam sejak dini. โ€œKegiatan seperti ini sangat baik untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap alam sekaligus mengenalkan konsep belajar yang menyenangkan,โ€ ujarnya.

Kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan yang penuh semangat. Guru mengajak anak-anak berdoa bersama, menyanyikan lagu bertema alam seperti โ€œLihat Kebunkuโ€ dan โ€œMenanam Jagung,โ€ serta menjelaskan tujuan kegiatan yang akan dilakukan. Suasana hangat dan ceria ini menjadi awal yang menyenangkan sebelum para peserta kecil menjelajahi kebun SFC.

20251007_092225

Gambar 2. Anak - anak belajar cara menanam bersama Ibu Restu Kusumaning Ayu, S.Si

20251007_094311

Gambar 3. Anak - anak belajar cara mewarnai bersama Ibu Afiah Rachmawati Zamroh, S.Pd.

Selanjutnya, anak-anak diajak menjelajahi kebun sayur dan buah yang ditata rapi di area SFC. Mereka mengamati berbagai tanaman seperti kangkung, bayam, tomat, hingga pisang. Dengan bimbingan guru, anak-anak berinteraksi langsung dengan alam sambil menebak nama, warna, dan bentuk tanaman menggunakan kartu gambar yang telah disiapkan. Aktivitas ini melatih kemampuan observasi sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan.

Bagian paling seru datang saat sesi menanam dan memetik hasil kebun. Anak-anak menanam bibit sayur di pot kecil, memetik tomat matang, dan menyiram tanaman dengan alat sederhana. Kegiatan ini tidak hanya melatih motorik halus, tetapi juga menanamkan tanggung jawab serta kecintaan terhadap alam. Mereka juga turut menjaga kebersihan kebun dengan mencabut rumput liar dan merapikan area tanam.

Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan sesi kreatif membuat kolase sayur dan buah. Menggunakan potongan kertas warna, daun kering, dan lem, anak-anak membuat karya seni bertema kebun yang kemudian diberi nama dan dipajang di papan bertuliskan โ€œKebun Mini Kelas Kita.โ€ Momen ini menjadi ruang ekspresi yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya sendiri dan teman-teman.

Sebagai penutup, anak-anak mengikuti berbagai permainan edukatif dan gerak lagu. Dalam permainan โ€œPohon Bergoyang,โ€ mereka menirukan gerakan pohon tertiup angin, melatih keseimbangan dan imajinasi. Melalui โ€œCari Teman Buah/Sayur Sama,โ€ anak-anak belajar mengenal warna dan bentuk sambil bekerja sama mencari pasangan gambar yang sama. Permainan โ€œLompat ke Tanaman!โ€ menambah semangat dengan aktivitas fisik yang melatih fokus dan koordinasi.

Kegiatan outdoor learning ini berlangsung meriah dan penuh makna. Melalui metode belajar yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak RA Bina Insani tidak hanya mengenal alam lebih dekat, tetapi juga belajar bekerja sama, berkreasi, dan berempati. School Food Care SMAN 1 Dampit pun semakin menunjukkan perannya sebagai pusat edukasi lingkungan yang menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan menjaga alam sejak dini.

PERESMIAN SCHOOL FOOD CARE 2025

Dari Sekolah untuk Generasi Sehat: School Food Care (SFC) SMAN 1 Dampit Resmi Dibuka Kadisdik Jatim

Dampit, 27 Agustus 2025 โ€“ SMAN 1 Dampit resmi meluncurkan program unggulan School Food Care (SFC) pada Rabu, 27 Agustus 2025. Peresmian dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., didampingi oleh Suhartatik, S.Pd., M.Psi. (Kepala Bidang Pembinaan SMA), Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd. (Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang), serta perwakilan MKKS SMA Kabupaten Malang.

Program School Food Care Jawa Timur adalah inisiatif yang mengubah lahan kosong di sekolah menjadi laboratorium alam untuk menanam tanaman pangan, sayur, dan buah. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan makanan sehat dan bergizi bagi siswa, serta menanamkan jiwa wirausaha, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap isu pangan dan lingkungan sejak dini.

CRV06726-min

Foto bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai dan jajaran didampingi oleh Plt. kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd serta Kepala SMA Negeri 1 Dampit Yudi Krisdianto, S.Pd.

Pilot Project: 29 SMA Negeri di Jawa Timur

Selain peluncuran di SMAN 1 Dampit, Dinas Pendidikan Jawa Timur juga menunjuk 29 SMA Negeri sebagai pilot project untuk program School Food Care. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di 24 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Dalam pemberitaan Suara Surabaya (13 Mei 2025), disebutkan bahwa setiap sekolah pilot project diharapkan mampu mengelola hasil perkebunan sekolah untuk mendukung ketahanan pangan di lingkungan sekolah, sekaligus menjual hasilnya untuk mendanai pengembangan lanjutan. Jenis komoditas yang ditanam di antaranya kacang tanah, kacang hijau, ketela rambat, cabai, terong ungu, tomat, bayam, bunga kol, daun kenikir, nanas merah, dan belimbing.

๐Ÿ‘‰ Sumber: Suara Surabaya โ€“ Dinas Pendidikan Jatim Tunjuk 29 SMA Negeri sebagai Pilot Project School Food Care

CRV06863-min

Kadisidk Jatim panen Pisang Sang Mulyo yang menjadi ciri khas Kota Dampit tepatnya Desa Srimulyo yang ditanam di SMAN 1 Dampit sebagai salah satu identitas unik Kecamatan Dampit.

Implementasi di SMAN 1 Dampit

Kepala SMAN 1 Dampit, Yudi Krisdianto, S.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah telah memanfaatkan limbah dan bahan yang ada untuk mendukung program ini.

โ€œKami memanfaatkan semua bahan, limbah dan sampah yang ada di sekolah untuk program SFC. Mulai dari membuat eco enzim, pupuk cair, pupuk padat, urban farming, dan padi gogo. Sekolah kami lebih bersih dan siswa bisa belajar berwirausaha.โ€
๐Ÿ‘‰ Sumber: Radar Malang โ€“ Kepala Dispendik Prov Jatim Resmikan School Food Care di SMAN 1 Dampit, 13 September 2025.

Pesan dari Kepala Dinas Pendidikan Jatim

Dr. Aries Agung Paewai menekankan bahwa School Food Care bukan hanya program bercocok tanam, melainkan langkah strategis untuk membangun budaya sehat di sekolah.

โ€œSekolah harus menjadi tempat yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menjamin tumbuh kembang anak melalui akses makanan sehat dan bergizi. School Food Care adalah solusi nyata untuk mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.โ€

Peresmian SMAN 1 Dampit sebagai bagian dari pilot project School Food Care menandai komitmen nyata Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam mewujudkan sekolah yang mendukung ketahanan pangan, lingkungan hijau, pendidikan karakter, dan kesehatan siswa. SMAN 1 Dampit diharapkan menjadi contoh praktik baik (best practice) bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur.

BERGERAK, BERAKSI, DAN BERBAGI

Harmoni Jumat: Sehat Bergerak, Bersih Beraksi, Berkah Berbagi di SMAN 1 Dampit

Dampit, 13 Juni 2025 โ€” Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali mewarnai suasana Jumat pagi di SMAN 1 Dampit. Mengusung tema โ€œJumat Sehat, Bersih, dan Berkahโ€, seluruh warga sekolah terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan yang tidak hanya menyehatkan tubuh dan lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan spiritual.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.20 WIB dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh bapak/ibu guru serta karyawan SMAN 1 Dampit. Diiringi alunan musik penuh semangat, kegiatan senam berlangsung meriah di lapangan utama sekolah dan menjadi momen penyegaran jasmani sebelum memasuki aktivitas berikutnya.

Memasuki pukul 07.30 WIB, seluruh siswa dikerahkan untuk merawat pohon asuh dan area School Foodcareโ€”lahan sekolah yang ditanami tanaman pangan, sebagai bagian dari program adiwiyata dan ketahanan pangan sekolah. Perawatan dilakukan berdasarkan denah pembagian area yang telah ditentukan sebelumnya. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi lingkungan sekaligus membangun rasa tanggung jawab siswa terhadap keberlanjutan tanaman dan ruang hijau sekolah.

Setelah kegiatan fisik dan lingkungan, nuansa spiritual turut hadir melalui pelaksanaan istighosah oleh siswi-siswi SMAN 1 Dampit, sedangkan para siswa muslim mengikuti salat Jumat di masjid sekolah dan lingkungan sekitar. Kedamaian ibadah tersebut menjadi pengantar menuju acara puncak Jumat Berkah.

Dipandu oleh para ibu dari Dharma Wanita Persatuan SMAN 1 Dampit, kegiatan Jumat Berkah dilaksanakan dengan membagikan makanan secara gratis kepada para siswa usai mereka menyelesaikan kegiatan keagamaan. Semangat berbagi ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan keluarga besar SMAN 1 Dampit dalam mendukung kesehatan dan kebahagiaan peserta didik.

WhatsApp Image 2025-06-13 at 12.30.34

Kepala SMAN 1 Dampit, Bapak Yudi Krisdianto, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak dalam kegiatan ini. โ€œKegiatan ini bukan hanya menguatkan sinergi antara pendidikan karakter, lingkungan, dan spiritualitas, tetapi juga menjadi bentuk konkret praktik baik dalam mewujudkan sekolah yang sehat, peduli, dan berbudaya.โ€

Dengan terlaksananya Jumat Sehat, Bersih, dan Berkah ini, SMAN 1 Dampit kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat, peduli terhadap lingkungan, dan berjiwa sosial tinggi.

HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA – 2025

SMAN 1 Dampit Gelar Aksi Bersih-Bersih Area School Food Care dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Atas Instruksi Kadisdik Jatim

Dampit, 5 Juni 2025 โ€“ Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2025, SMAN 1 Dampit melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah sebagai bentuk implementasi nilai peduli terhadap alam. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Bapak Aries Agung Paewai, yang menyerukan gerakan kebersihan di seluruh satuan pendidikan.

Kegiatan bersih-bersih di SMAN 1 Dampit dimulai pukul 07.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Yudi Krisdianto, S.Pd. Fokus utama kegiatan kali ini adalah area School Food Care, yaitu kebun sekolah yang ditanami berbagai jenis tanaman pangan sebagai bagian dari program edukasi ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Bapak Yudi menyampaikan bahwa aksi ini tidak hanya sebagai bentuk ketaatan terhadap instruksi Dinas Pendidikan, tetapi juga sebagai wujud nyata budaya gotong royong dan cinta lingkungan yang telah lama ditanamkan di lingkungan sekolah. โ€œSchool Food Care merupakan salah satu program unggulan kami, dan kebersihannya harus selalu dijaga bersama,โ€ ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kependidikan serta bapak ibu guru yang tidak sedang bertugas menjaga ujian. Sementara itu, siswa yang sedang menempuh ujian tidak dilibatkan agar proses akademik tetap berjalan lancar dan tertib.

Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Dampit terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem sekolah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan, sejalan dengan semangat Adiwiyata dan pendidikan berkelanjutan.

STUDI TIRU

Studi Tiru : Pengelolaan Lahan melalu Urban Farming 

Malang, 7 Februari 2025 โ€“ Sebanyak 18 perwakilan dari SMAN 1 Dampit, termasuk Kepala Sekolah, Ibu Syarifatur Rofiah, S.Pd., melakukan kunjungan studi tiru ke SMKN 1 Kota Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan lahan melalui konsep Urban Farming guna meningkatkan efektivitas pemanfaatan lahan sekolah secara produktif.

WhatsApp Image 2025-02-07 at 11.16.08

Setibanya di SMKN 1 Kota Malang, rombongan disambut hangat oleh Kepala Sekolah, Bapak Andri Kusdarmanto, beserta staf pengajar. Setelah sesi perkenalan dan pemaparan singkat mengenai program sekolah, tim dari SMAN 1 Dampit diajak menuju Kampus 2, yang menjadi pusat pembelajaran bagi Jurusan Agribisnis.


Di Kampus 2, peserta studi tiru mendapatkan penjelasan mendetail mengenai berbagai kelompok kerja (pokja) yang ada di jurusan tersebut. Pokja-pokja tersebut mencakup beberapa bidang utama, yaitu:


1. Sayur: Pembudidayaan berbagai jenis sayuran dengan metode hidroponik dan organik.

2. Buah: Pengelolaan tanaman buah dengan teknik modern untuk hasil yang lebih optimal.

3.Tanaman Pangan: Pengembangan tanaman pokok seperti sinkong dan padi.

4.Kultur Jaringan: Teknik perbanyakan tanaman melalui teknologi kultur jaringan untuk menghasilkan bibit unggul.

5. Anggrek: Pembudidayaan dan pengembangan berbagai varietas anggrek dengan sistem perawatan khusus.


Selama sesi kunjungan, peserta dari SMAN 1 Dampit juga berkesempatan untuk melihat langsung praktik pengelolaan lahan dan metode yang digunakan dalam Urban Farming. Diskusi interaktif pun dilakukan untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana konsep ini bisa diterapkan di lingkungan SMAN 1 Dampit. Selain itu, rombongan juga diajak mencicipi hasil budidaya berupa buah tomat cherry yang ditanam dan dipanen oleh siswa SMKN 1 Malang.


Kepala SMAN 1 Dampit, Ibu Syarifatur Rofiah, menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar yang diberikan. "Kunjungan ini sangat bermanfaat bagi kami dalam memahami bagaimana pengelolaan lahan secara produktif dan berkelanjutan. Kami berharap dapat mengadaptasi konsep Urban Farming ini di sekolah kami," ujarnya.


Dengan adanya studi tiru ini, diharapkan SMAN 1 Dampit dapat mengimplementasikan metode Urban Farming sebagai langkah inovatif dalam pemanfaatan lahan sekolah, sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.

JUMAT GEMILANG

Jumat Gemilang di SMAN 1 Dampit: Gerakan Peduli dan Mencintai Lingkungan

Dampit, 7 Februari 2025 โ€“ SMAN 1 Dampit kembali menggelar kegiatan "Jumat Gemilang" sebagai bagian dari Gerakan Peduli dan Mencintai Lingkungan. Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.


Pada Jumat ini, fokus utama pembersihan dilakukan di tiga area utama, yaitu Tempat Pengelolaan Sampah (Laboratorium Sampah), lingkungan sekitar yang banyak rumput liarnya, serta masjid sekolah. Siswa bersama guru dan staf sekolah bekerja sama membersihkan sampah, merapikan fasilitas, dan memperindah lingkungan sekolah.


Di Tempat Pengelolaan Sampah, siswa membersihkan area pembuangan, memilah sampah organik dan anorganik, serta memastikan pengelolaan sampah berjalan dengan baik. Selain itu, rumput liar yang tumbuh di sekitar lingkungan sekolah juga dicabut agar area sekitar lebih rapi dan nyaman.


Sementara itu, di lingkungan kelas dan taman, siswa bergotong royong menyapu lantai, membersihkan papan tulis, serta menata kembali tanaman hias agar lingkungan belajar menjadi lebih nyaman dan asri.


Bagian paling istimewa dari Jumat Gemilang kali ini adalah pembersihan masjid sekolah yang baru selesai dibangun pada Januari 2023 lalu. Meskipun belum sepenuhnya rampung, masjid ini akan digunakan untuk pertama kalinya. Siswa membersihkan lantai, jendela, serta tempat wudhu agar siap digunakan untuk ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Kegiatan Jumat Gemilang ini bukan hanya sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan. Semoga kebiasaan baik ini terus berlanjut di kehidupan sehari-hari
- Syarifatur Rofiah, S.Pd. Kepala SMAN 1 Dampit

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lingkungan SMAN 1 Dampit semakin bersih, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga sekolah. Jumat Gemilang menjadi bukti nyata bahwa kebersihan dan kepedulian lingkungan adalah tanggung jawab bersama.