LOGO BARU JPEG

Bekali Siswa Jadi Entrepreneur Muda, Double Track SMAN 1 Dampit Adakan Workshop Bisnis Digital

Program Double Track SMAN 1 Dampit menggelar Workshop Entrepreneur: Pengelolaan Bisnis Digital dan Toko Online pada Rabu (11/3/2026) di Aula SMAN 1 Dampit mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Ramadan 2026 yang bertujuan menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan siswa sekaligus memperkenalkan peluang usaha di era digital.

DSC04611

Gambar 1. Penyampaian materi pertama oleh Rifiya Keyla selaku alumni Double Track SMAN 1 Dampit

Workshop ini menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang bisnis digital, yakni Rifiya Keyla, kreator konten TikTok Shop sekaligus alumni program Double Track SMAN 1 Dampit, serta R. Firman Haqiqi, praktisi bisnis digital yang aktif mengembangkan usaha melalui platform Shopee.

Dalam pemaparannya, Rifiya Keyla membagikan pengalaman dan strategi memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran produk secara kreatif dan efektif. Ia menjelaskan bahwa media sosial saat ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha yang menjanjikan jika dikelola dengan strategi yang tepat.

โ€œGenerasi muda memiliki peluang besar untuk memulai usaha dari platform digital. Kuncinya adalah kreativitas, konsistensi, dan keberanian untuk mencoba,โ€ ungkapnya di hadapan para peserta workshop.

DSC04640

Gambar 2. Suasana pelaksanaan workshop siswa-siswi didampingi langsung oleh para trainer Double Track SMAN 1 Dampit

Sementara itu, R. Firman Haqiqi memaparkan berbagai strategi dalam mengelola toko daring di marketplace, mulai dari pemilihan produk yang memiliki potensi pasar, pengelolaan katalog yang menarik, hingga teknik promosi yang mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan yang baik serta kemampuan membaca tren pasar agar bisnis dapat berkembang secara berkelanjutan.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa program Double Track yang memiliki minat dalam bidang kewirausahaan. Melalui workshop ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoretis, tetapi juga mendapatkan wawasan praktis langsung dari para pelaku usaha yang telah berpengalaman di dunia bisnis digital.

Program Double Track merupakan program pengembangan keterampilan bagi siswa SMA yang diselenggarakan bersamaan dengan pembelajaran akademik. Program ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan tambahan agar mereka siap memasuki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri setelah lulus sekolah.

Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Dampit berharap para siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta keberanian dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai peluang usaha yang produktif di masa depan.

Gambar 3. Foto Bersama para trainer DT SMANEDA , Narasumber dan Peserta Workshop (Slide1) - Foto Narasumber ke 2 yakni Bapak Ridho Firman Haqiqi (Slide 2) - Foto Penyerahan cenderamata kepada Narasumber

JUARA 3 KATEGORI MERCHANDISE โ€œGERBANG BARU NUSANTARA.โ€

Semangat dan kreativitas siswa SMAN 1 Dampit benar-benar tak terbendung di ajang Millennial Entrepreneur Award (MEA) Double Track Jawa Timur 2025). Setelah sebelumnya meraih Juara 1 kategori Inovasi Pengelolaan, kini tim DT SMANEDAย kembali mengukir prestasi gemilang dengan menyabet Juara 3 kategori Merchandise โ€œGerbang Baru Nusantaraโ€ dalam penganugerahan yang digelar pada hari yang sama, Selasa, 8 Oktober 2025, di Graha ITS Surabaya.

IMG_3155

Tiga siswi kreatif โ€” Jenifer Putri, Razwa Falmaura, dan Lintang Tanaya โ€” sukses memadukan nilai budaya lokal dengan tren desain modern dalam karya mereka. Melalui produk bertema Gerbang Baru Nusantara, Tim DT SMANEDAย menghadirkan merchandise yang tidak hanya estetik, tetapi juga mengandung pesan nasionalisme dan semangat wirausaha muda.

Kepala SMAN 1 Dampit, Yudi Krisdianto, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam terhadap capaian siswanya yang berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi dalam satu hari.

IMG_3159

โ€œIni bukan sekadar kemenangan, tetapi bukti nyata bahwa siswa SMAN 1 Dampit mampu bersaing dan berinovasi. Mereka belajar bukan hanya untuk nilai, tapi untuk menciptakan manfaat dan inspirasi,โ€ ujarnya.

Menurut laporan Kumparan.com (7/10/2025), MEA Double Track 2025 diikuti oleh 144 SMA pelaksana program Double Track se-Jawa Timur dengan sembilan kategori lomba. Tema tahun ini, โ€œGerbang Baru Nusantara, Inspirasi Entrepreneur Muda,โ€ diangkat untuk menumbuhkan jiwa wirausaha berbasis kearifan lokal di kalangan pelajar. Program Director Double Track, Zainul Asrori, menyebut bahwa ajang ini menjadi ruang pembuktian bahwa siswa SMA juga mampu bersaing di dunia bisnis kreatif. (Kumparan.com)

Sementara itu, Jatimnow.com (6/10/2025) menulis bahwa MEA 2025 berhasil mencatatkan Rekor MURI dengan partisipasi 1.600 Kelompok Usaha Siswa (KUS) dari seluruh provinsi. Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, menyebut bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata efektivitas program Double Track dalam melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri. (Jatimnow.com)

Selain itu, Detik.com (12/10/2024) mengutip pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, yang menjelaskan bahwa Double Track dirancang untuk membekali siswa SMA dengan keterampilan siap kerja dan kemampuan berwirausaha agar tidak hanya berorientasi pada pendidikan tinggi, tetapi juga kemandirian ekonomi. (Detik.com)

Dengan dua kemenangan sekaligus โ€” Inovasi Pengelolaan dan Merchandise โ€” SMAN 1 Dampit menorehkan prestasi luar biasa yang mempertegas posisinya sebagai salah satu sekolah unggulan dalam pelaksanaan program Double Track Jawa Timur.

Lebih dari sekadar kompetisi, kemenangan ini menjadi simbol bahwa kreativitas, kolaborasi, dan semangat pantang menyerah mampu membawa siswa menuju masa depan yang gemilang.

Sumber: Kumparan.com (7/10/2025), Jatimnow.com (6/10/2025), dan Detik.com (12/10/2024).

JUARA 1 INOVASI PENGELOLAAN DT MART

SMAN 1 Dampit Raih Juara 1 Inovasi DT Mart di Ajang MEA Double Track Jawa Timur 2025

Surabaya, Oktober 2025 โ€” Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SMAN 1 Dampit. Sekolah ini berhasil meraih Juara 1 kategori Inovasi Pengelolaan DT Mart dalam ajang MEA (Mekar Entrepreneur Award) Double Track Jawa Timur 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.


Dalam ajang bergengsi ini, SMAN 1 Dampit menampilkan karya unggulan bertajuk โ€œInovasi Pengelolaan DT Martโ€ melalui presentasi video kreatif yang berhasil memikat perhatian juri dan peserta dari berbagai sekolah se-Jawa Timur.

Video tersebut dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala SMAN 1 Dampit, Bapak Yudi Krisdianto, S.Pd., yang memperkenalkan DT Mart sebagai pusat layanan siswaโ€”tempat belajar wirausaha sekaligus pengembangan diri melalui layanan produk, konseling, karier, dan manajemen tim yang solid.

โ€œSelamat datang di DT Mart SMA Negeri 1 Dampit, pusat layanan siswa yang tidak hanya menjadi tempat belajar wirausaha, tetapi juga wadah pengembangan diri melalui layanan produk, konseling, karier, serta manajemen tim yang solid,โ€ tutur beliau dalam video tersebut.

IMG_3154

Karya video berdurasi beberapa menit ini menampilkan perjalanan DT Mart sebagai hasil nyata implementasi program Double Track, dengan produk unggulan Banana Bolen SMANEDA (Baboda) โ€” olahan pisang inovatif khas daerah Dampit,ย  bercita rasa khas, bertekstur lembut, dan dikemas dengan tampilan profesional. DT Mart juga menerapkan sistem pembayaran digital QRis, menggabungkan promosi online dan penjualan langsung, sehingga menciptakan pengalaman belanja yang praktis dan modern.

Selain menonjol dalam bidang kewirausahaan, DT Mart juga menghadirkan layanan konseling dan karier bagi siswa. Melalui pelatihan fasilitator, siswa belajar menjadi pendengar aktif, menjaga etika konseling, serta membantu teman sebaya menemukan solusi dan semangat positif. Bimbingan karier dilakukan dengan penyusunan portofolio, pengenalan dunia industri, serta pelatihan soft skill bekerja sama dengan berbagai mitra usaha.

Menurut laporan dari Dinas Pendidikan Jawa Timur di laman jatimprov.go.id dan pemberitaan Radar Malang, ajang MEA Double Track menjadi bentuk apresiasi bagi sekolah yang berhasil mengembangkan inovasi berkelanjutan di bidang kewirausahaan dan keterampilan vokasional.

Dengan diraihnya Juara 1 Inovasi Pengelolaan DT Mart, SMAN 1 Dampit semakin menegaskan posisinya sebagai sekolah unggulan yang berkomitmen mencetak generasi muda kreatif, mandiri, dan siap bersaing di era digital.

BELARIA (BELAJAR ALAM CERIA)

Serunya Anak RA Bina Insani Belajar Alam di SFC SMAN 1 Dampit: Dari Menanam, Memetik, hingga Bermain Edukatif

Dampit, 7 Oktober 2025 โ€” Keceriaan dan tawa anak-anak RA Bina Insani memenuhi area School Food Care (SFC) SMAN 1 Dampit pagi ini. Dalam kegiatan outdoor learning bertema โ€œBelajar dari Alam: Mengenal Sayur dan Buah di Kebunku,โ€ mereka belajar langsung dari lingkungan sekitar sambil bermain dan bereksperimen di kebun sekolah.

20251007_095625

Gambar 1. Orang Tua / Wali peserta didik RA Bina Insani ikut menikmati suasana School Food Care (SFC) SMAN 1 Dampit

Rombongan RA Bina Insani disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Dampit, Bapak Yudi Krisdianto, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya memperkenalkan anak-anak pada lingkungan alam sejak dini. โ€œKegiatan seperti ini sangat baik untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap alam sekaligus mengenalkan konsep belajar yang menyenangkan,โ€ ujarnya.

Kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan yang penuh semangat. Guru mengajak anak-anak berdoa bersama, menyanyikan lagu bertema alam seperti โ€œLihat Kebunkuโ€ dan โ€œMenanam Jagung,โ€ serta menjelaskan tujuan kegiatan yang akan dilakukan. Suasana hangat dan ceria ini menjadi awal yang menyenangkan sebelum para peserta kecil menjelajahi kebun SFC.

20251007_092225

Gambar 2. Anak - anak belajar cara menanam bersama Ibu Restu Kusumaning Ayu, S.Si

20251007_094311

Gambar 3. Anak - anak belajar cara mewarnai bersama Ibu Afiah Rachmawati Zamroh, S.Pd.

Selanjutnya, anak-anak diajak menjelajahi kebun sayur dan buah yang ditata rapi di area SFC. Mereka mengamati berbagai tanaman seperti kangkung, bayam, tomat, hingga pisang. Dengan bimbingan guru, anak-anak berinteraksi langsung dengan alam sambil menebak nama, warna, dan bentuk tanaman menggunakan kartu gambar yang telah disiapkan. Aktivitas ini melatih kemampuan observasi sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan.

Bagian paling seru datang saat sesi menanam dan memetik hasil kebun. Anak-anak menanam bibit sayur di pot kecil, memetik tomat matang, dan menyiram tanaman dengan alat sederhana. Kegiatan ini tidak hanya melatih motorik halus, tetapi juga menanamkan tanggung jawab serta kecintaan terhadap alam. Mereka juga turut menjaga kebersihan kebun dengan mencabut rumput liar dan merapikan area tanam.

Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan sesi kreatif membuat kolase sayur dan buah. Menggunakan potongan kertas warna, daun kering, dan lem, anak-anak membuat karya seni bertema kebun yang kemudian diberi nama dan dipajang di papan bertuliskan โ€œKebun Mini Kelas Kita.โ€ Momen ini menjadi ruang ekspresi yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya sendiri dan teman-teman.

Sebagai penutup, anak-anak mengikuti berbagai permainan edukatif dan gerak lagu. Dalam permainan โ€œPohon Bergoyang,โ€ mereka menirukan gerakan pohon tertiup angin, melatih keseimbangan dan imajinasi. Melalui โ€œCari Teman Buah/Sayur Sama,โ€ anak-anak belajar mengenal warna dan bentuk sambil bekerja sama mencari pasangan gambar yang sama. Permainan โ€œLompat ke Tanaman!โ€ menambah semangat dengan aktivitas fisik yang melatih fokus dan koordinasi.

Kegiatan outdoor learning ini berlangsung meriah dan penuh makna. Melalui metode belajar yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak RA Bina Insani tidak hanya mengenal alam lebih dekat, tetapi juga belajar bekerja sama, berkreasi, dan berempati. School Food Care SMAN 1 Dampit pun semakin menunjukkan perannya sebagai pusat edukasi lingkungan yang menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan menjaga alam sejak dini.

Kanjuruhan Culture Carnival

Kolaborasi Seni dan Keterampilan: SMAN 1 Dampit Bersinar di Kanjuruhan Culture Carnival

SMAN 1 Dampit kembali menunjukkan kiprahnya dalam ajang budaya prestisius, Kanjuruhan Culture Carnival, yang diadakan di Kabupaten Malang. Pada perhelatan yang diikuti oleh seluruh kecamatan di Kabupaten Malang ini, program Double Track tata rias SMAN 1 Dampit mendapatkan kepercayaan untuk merias 30 peserta dari Kecamatan Dampit.

Keterlibatan ini semakin istimewa karena dua guru dari SMAN 1 Dampit, Riska dan Riza, turut serta sebagai bagian dari tim tari yang menampilkan pertunjukan dengan tema "Panen Raya Kopi Dampit."

Dalam karnaval ini, siswa-siswi SMAN 1 Dampit berperan dalam merias para peserta, memastikan penampilan mereka memukau di atas panggung. Riasan yang diaplikasikan dengan cermat oleh siswa-siswi ini berhasil memperkuat karakter yang ingin ditampilkan dalam tarian tradisional bertema panen kopi, sebuah simbol penting dari kekayaan budaya dan alam Dampit.

Kehadiran guru Riska dan Riza sebagai penari menambah kesan mendalam pada acara ini. Mereka tidak hanya membimbing siswa dalam aspek tata rias, tetapi juga turut tampil di panggung, menunjukkan dedikasi dan semangat untuk memadukan seni dan pendidikan. Penampilan mereka bersama tim tari dari Kecamatan Dampit berhasil memukau penonton, membawakan kisah tentang proses panen kopi dengan gerakan yang anggun dan penuh makna.

Kepala SMAN 1 Dampit menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi sekolah dalam acara ini. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam merias dan guru dalam menari adalah bukti nyata dari keberhasilan program Double Track yang mengintegrasikan keterampilan praktis dengan pelestarian budaya lokal. Program ini tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjaga dan mempromosikan warisan budaya.

Dengan suksesnya penampilan di Kanjuruhan Culture Carnival, SMAN 1 Dampit semakin mengukuhkan reputasinya sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan pengembangan keterampilan dan karakter. Acara ini menjadi bukti bahwa pendidikan di SMAN 1 Dampit tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan bakat siswa yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri kreatif.