LOGO BARU JPEG

TKA 2025

Dampit, 3 November 2025 — Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) hari pertama di SMAN 1 Dampit berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Kegiatan ini merupakan bagian dari asesmen akademik bagi peserta didik kelas XII yang dilaksanakan pada Senin–Selasa, 3–4 November 2025 untuk Gelombang 1, dan akan berlanjut pada Rabu–Kamis, 5–6 November 2025 untuk Gelombang 2.

IMG-20251103-WA0016

Gambar 1. Penyampaian motivasi oleh Bapak Yudi Krisdianto, S.Pd  selaku Kepala SMAN 1 Dampit

Kegiatan TKA diawali dengan penyampaian motivasi oleh Kepala SMAN 1 Dampit, Bapak Yudi Krisdianto, S.Pd. Dalam arahannya, beliau memberikan semangat kepada seluruh peserta didik agar menghadapi ujian dengan percaya diri, jujur, dan tenang.

“TKA ini bukan sekadar ujian, tetapi bagian dari proses pembentukan karakter dan tanggung jawab. Hadapi dengan sungguh-sungguh dan yakin pada kemampuan diri,” pesan Bapak Yudi di hadapan para siswa.

Setelah sesi motivasi, para siswa diarahkan menuju ruang laboratorium komputer sesuai dengan jadwal dan data peserta yang telah ditentukan. TKA hari pertama mencakup beberapa asesmen, yakni Latihan (10 menit), Bahasa Indonesia (45 menit), Matematika (50 menit), dan Bahasa Inggris (45 menit).

Gambar 2. Pelaksanaan TKA  hari pertama di masing-masing laboratorium 

Pelaksanaan ujian terbagi menjadi tiga sesi, yaitu Sesi I (07.00–10.00), Sesi II (10.00–13.00), dan Sesi III (13.00–16.00 WIB). Seluruh kegiatan berjalan dengan tertib, kondusif, dan lancar, berkat koordinasi panitia, pengawas, serta tim teknis yang memastikan kelancaran perangkat dan jaringan komputer di setiap laboratorium.

Pelaksanaan TKA hari kedua dijadwalkan berisi asesmen mata pelajaran pilihan sesuai dengan peminatan masing-masing peserta didik.

Dengan semangat kebersamaan dan integritas tinggi, SMAN 1 Dampit terus berkomitmen untuk menghadirkan proses asesmen yang bermutu serta menumbuhkan karakter unggul pada setiap peserta didik.

#SMAN1Dampit #TKA2025 #SekolahBerkarakter #BerprestasiTanpaBatas

SEMANGAT INOVASI DAN KARAKTER: GUBERNUR JAWA TIMUR BANGGA PADA SMAN 1 DAMPIT


Gubernur Jawa Timur Kunjungi SMAN 1 Dampit: Tinjau Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan

Dampit, 31 Oktober 2025 — SMA Negeri 1 Dampit mendapat kehormatan besar atas kunjungan Ibu Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., pada Jumat (31/10/2025). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka peninjauan program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang menjadi salah satu unggulan SMAN 1 Dampit dalam mendukung gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah.

WhatsApp Image 2025-10-31 at 17.11.23 (1)

Gambar 1. Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., disambut hangat oleh Siswa Siswi SMAN 1 Dampit 

Dalam kunjungan ini, Ibu Gubernur didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., serta Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd.. Turut hadir pula jajaran Forkopimcam Dampit yang bersama-sama mendampingi kegiatan peninjauan tersebut.

Kedatangan Ibu Gubernur disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Dampit, para guru, serta Duta SMAN 1 Dampit di pintu gerbang sekolah. Suasana semakin meriah ketika seluruh siswa menyambut dengan tepuk tangan dan yel-yel penuh semangat yang menggema di halaman sekolah. Setelah penyambutan, rombongan Gubernur langsung menuju ke kebun SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) untuk meninjau secara langsung berbagai inovasi ketahanan pangan yang dikembangkan oleh siswa dan guru, mulai dari budidaya tanaman produktif, pengolahan hasil pertanian sekolah, hingga sistem pengelolaan pupuk organik ramah lingkungan.

Program SIKAP SMAN 1 Dampit merupakan wujud nyata dukungan sekolah terhadap program “Jatim Bangkit” serta upaya membangun kemandirian pangan dan karakter peduli lingkungan di kalangan pelajar. Melalui program ini, siswa dilatih tidak hanya berpikir ilmiah, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berinovasi.

Sebagai bagian dari kunjungannya, Ibu Gubernur juga menyampaikan pesan dan motivasi kepada seluruh warga sekolah. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya inovasi, karakter, dan semangat belajar bagi generasi muda:

CRV08526

Gambar 2. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bersama dengan DUTA SMAN 1 Dampit

“Anak-anakku di SMAN 1 Dampit yang saya banggakan,
Dunia pendidikan hari ini menuntut kita untuk tidak hanya cerdas secara akademik,
tetapi juga inovatif, kreatif, dan berkarakter kuat.
Karena masa depan bukan milik mereka yang hanya tahu banyak,
tapi milik mereka yang mau terus berinovasi dan berbuat nyata.”

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa sekolah harus menjadi tempat tumbuhnya semangat dan karakter unggul:

“Sekolah bukan hanya tempat belajar pelajaran,
tapi laboratorium kehidupan tempat kita membangun karakter,
menumbuhkan rasa ingin tahu, dan melatih daya juang.
Jadikan setiap ide sebagai langkah menuju perubahan,
dan setiap karya sebagai bukti bahwa anak-anak Jawa Timur mampu bersaing di tingkat nasional dan global.”

Ibu Gubernur juga menyampaikan apresiasi terhadap SMAN 1 Dampit yang telah mengembangkan inovasi ketahanan pangan berbasis sekolah:

“Saya bangga mendengar semangat SMAN 1 Dampit dalam mengembangkan ketahanan pangan berbasis sekolah.
Program seperti ini bukan hanya mendidik tentang pentingnya kemandirian pangan,
tetapi juga membentuk kepedulian sosial, tanggung jawab lingkungan, dan jiwa gotong royong.”

Dalam kesempatan yang sama, beliau turut memberikan pesan khusus kepada para guru dan tenaga kependidikan agar terus menjadi motor penggerak inovasi di dunia pendidikan.

DSC09542

Gambar 3. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., memanen langsung hasil kebun SIKAP SMAN 1 Dampit

“Guru-guru dan tenaga kependidikan di SMAN 1 Dampit saya hormati,
teruslah menjadi penggerak inovasi di sekolah.
Tugas kita bukan sekadar mengajar,tetapi menumbuhkan karakter dan menyalakan semangat belajar yang tak pernah padam.”

Kunjungan Gubernur Jawa Timur ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMAN 1 Dampit. Selain memberikan dorongan moral, pesan-pesan beliau juga menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi di berbagai bidang.

“Inovasi dan karakter adalah dua sayap bagi masa depan.
Dengan keduanya, anak-anak SMAN 1 Dampit akan terbang tinggi membawa nama Jawa Timur menuju Indonesia Emas 2045,”

pungkas Ibu Khofifah dalam akhir sambutannya.

Kunjungan ini semakin memperkuat semangat warga SMAN 1 Dampit untuk terus berprestasi. Sebelumnya, sekolah ini juga berhasil meraih Juara 3 dalam ajang SMA Awards 2025 tingkat Provinsi Jawa Timur pada kategori School Food Care, sebuah penghargaan yang diberikan kepada sekolah-sekolah yang aktif dalam pengelolaan program pangan sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2025-10-31 at 17.11.23

Gambar 4. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., meninjau lokasi ketahanan pangan SMAN 1 Dampit

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen SMAN 1 Dampit dalam mengimplementasikan inovasi ketahanan pangan dan pendidikan karakter, sekaligus meneguhkan posisi sekolah sebagai salah satu pelopor Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan di Jawa Timur.

PERESMIAN SCHOOL FOOD CARE 2025

Dari Sekolah untuk Generasi Sehat: School Food Care (SFC) SMAN 1 Dampit Resmi Dibuka Kadisdik Jatim

Dampit, 27 Agustus 2025 – SMAN 1 Dampit resmi meluncurkan program unggulan School Food Care (SFC) pada Rabu, 27 Agustus 2025. Peresmian dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., didampingi oleh Suhartatik, S.Pd., M.Psi. (Kepala Bidang Pembinaan SMA), Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd. (Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang), serta perwakilan MKKS SMA Kabupaten Malang.

Program School Food Care Jawa Timur adalah inisiatif yang mengubah lahan kosong di sekolah menjadi laboratorium alam untuk menanam tanaman pangan, sayur, dan buah. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan makanan sehat dan bergizi bagi siswa, serta menanamkan jiwa wirausaha, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap isu pangan dan lingkungan sejak dini.

CRV06726-min

Foto bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai dan jajaran didampingi oleh Plt. kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd serta Kepala SMA Negeri 1 Dampit Yudi Krisdianto, S.Pd.

Pilot Project: 29 SMA Negeri di Jawa Timur

Selain peluncuran di SMAN 1 Dampit, Dinas Pendidikan Jawa Timur juga menunjuk 29 SMA Negeri sebagai pilot project untuk program School Food Care. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di 24 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Dalam pemberitaan Suara Surabaya (13 Mei 2025), disebutkan bahwa setiap sekolah pilot project diharapkan mampu mengelola hasil perkebunan sekolah untuk mendukung ketahanan pangan di lingkungan sekolah, sekaligus menjual hasilnya untuk mendanai pengembangan lanjutan. Jenis komoditas yang ditanam di antaranya kacang tanah, kacang hijau, ketela rambat, cabai, terong ungu, tomat, bayam, bunga kol, daun kenikir, nanas merah, dan belimbing.

👉 Sumber: Suara Surabaya – Dinas Pendidikan Jatim Tunjuk 29 SMA Negeri sebagai Pilot Project School Food Care

CRV06863-min

Kadisidk Jatim panen Pisang Sang Mulyo yang menjadi ciri khas Kota Dampit tepatnya Desa Srimulyo yang ditanam di SMAN 1 Dampit sebagai salah satu identitas unik Kecamatan Dampit.

Implementasi di SMAN 1 Dampit

Kepala SMAN 1 Dampit, Yudi Krisdianto, S.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah telah memanfaatkan limbah dan bahan yang ada untuk mendukung program ini.

“Kami memanfaatkan semua bahan, limbah dan sampah yang ada di sekolah untuk program SFC. Mulai dari membuat eco enzim, pupuk cair, pupuk padat, urban farming, dan padi gogo. Sekolah kami lebih bersih dan siswa bisa belajar berwirausaha.”
👉 Sumber: Radar Malang – Kepala Dispendik Prov Jatim Resmikan School Food Care di SMAN 1 Dampit, 13 September 2025.

Pesan dari Kepala Dinas Pendidikan Jatim

Dr. Aries Agung Paewai menekankan bahwa School Food Care bukan hanya program bercocok tanam, melainkan langkah strategis untuk membangun budaya sehat di sekolah.

“Sekolah harus menjadi tempat yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menjamin tumbuh kembang anak melalui akses makanan sehat dan bergizi. School Food Care adalah solusi nyata untuk mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.”

Peresmian SMAN 1 Dampit sebagai bagian dari pilot project School Food Care menandai komitmen nyata Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam mewujudkan sekolah yang mendukung ketahanan pangan, lingkungan hijau, pendidikan karakter, dan kesehatan siswa. SMAN 1 Dampit diharapkan menjadi contoh praktik baik (best practice) bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur.