LOGO BARU JPEG

MURAL INSPIRATIF

Mural Inspiratif Bertema Anti-Perundungan dan Penghormatan kepada Orang Tua Sambut HUT ke-39 SMAN 1 Dampit

Dampit, 20 November 2024 โ€“ Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 SMAN 1 Dampit, siswa-siswi sekolah ini menunjukkan kreativitas mereka melalui sebuah karya seni mural bertema โ€œAnti-Perundungan dan Karakter terhadap Orang Tuaโ€. Proyek mural ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah dan menjadi media kampanye melawan perundungan sekaligus menghormati orang tua.

Mural yang berlokasi di dinding dekat aula utama sekolah ini dirancang dan dikerjakan oleh tim berbakat dari berbagai kelas. Para siswa yang berkontribusi dalam proyek ini meliputi Gavrila Areta Roewin, Jasmine Indi Trinita, Anugrah Zahira Putri Waluyo, Sheren Astrella Paramitha, Keysya Ferolita, dan Dhafa Aula Dhinar Pangestu, serta beberapa rekan lainnya.

Menurut Gavrila, salah satu pelukis utama, tema yang diangkat mencerminkan masalah yang relevan di kalangan remaja. โ€œKami ingin mural ini menjadi pengingat bagi semua siswa untuk menjauhi perilaku perundungan dan memperkuat hubungan yang baik dengan orang tua. Harapannya, mural ini juga bisa menjadi simbol kebanggaan sekolah,โ€ ujarnya.

Proses pembuatan mural berlangsung selama dua minggu, dimulai dengan tahap brainstorming ide hingga eksekusi akhir. Para siswa menghabiskan waktu sepulang sekolah untuk menggambar dan mewarnai, dengan dukungan penuh dari guru seni dan pihak sekolah.

Kepala Sekolah SMAN 1 Dampit, Ibu Syarifatur Rofiah, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi kepada para siswa yang telah mencurahkan waktu dan kreativitas mereka untuk proyek ini. โ€œKarya ini adalah bentuk nyata dari karakter unggul yang kami bangun di SMAN 1 Dampit. Semoga pesan dalam mural ini dapat menginspirasi seluruh komunitas sekolah,โ€ kata beliau.

Mural ini akan diresmikan pada puncak perayaan HUT ke-39 SMAN 1 Dampit sebagai salah satu highlight acara, sekaligus menjadi simbol dedikasi siswa-siswi terhadap nilai-nilai positif yang terus dijunjung tinggi di sekolah ini.

Kanjuruhan Culture Carnival

Kolaborasi Seni dan Keterampilan: SMAN 1 Dampit Bersinar di Kanjuruhan Culture Carnival

SMAN 1 Dampit kembali menunjukkan kiprahnya dalam ajang budaya prestisius, Kanjuruhan Culture Carnival, yang diadakan di Kabupaten Malang. Pada perhelatan yang diikuti oleh seluruh kecamatan di Kabupaten Malang ini, program Double Track tata rias SMAN 1 Dampit mendapatkan kepercayaan untuk merias 30 peserta dari Kecamatan Dampit.

Keterlibatan ini semakin istimewa karena dua guru dari SMAN 1 Dampit, Riska dan Riza, turut serta sebagai bagian dari tim tari yang menampilkan pertunjukan dengan tema "Panen Raya Kopi Dampit."

Dalam karnaval ini, siswa-siswi SMAN 1 Dampit berperan dalam merias para peserta, memastikan penampilan mereka memukau di atas panggung. Riasan yang diaplikasikan dengan cermat oleh siswa-siswi ini berhasil memperkuat karakter yang ingin ditampilkan dalam tarian tradisional bertema panen kopi, sebuah simbol penting dari kekayaan budaya dan alam Dampit.

Kehadiran guru Riska dan Riza sebagai penari menambah kesan mendalam pada acara ini. Mereka tidak hanya membimbing siswa dalam aspek tata rias, tetapi juga turut tampil di panggung, menunjukkan dedikasi dan semangat untuk memadukan seni dan pendidikan. Penampilan mereka bersama tim tari dari Kecamatan Dampit berhasil memukau penonton, membawakan kisah tentang proses panen kopi dengan gerakan yang anggun dan penuh makna.

Kepala SMAN 1 Dampit menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi sekolah dalam acara ini. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam merias dan guru dalam menari adalah bukti nyata dari keberhasilan program Double Track yang mengintegrasikan keterampilan praktis dengan pelestarian budaya lokal. Program ini tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjaga dan mempromosikan warisan budaya.

Dengan suksesnya penampilan di Kanjuruhan Culture Carnival, SMAN 1 Dampit semakin mengukuhkan reputasinya sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan pengembangan keterampilan dan karakter. Acara ini menjadi bukti bahwa pendidikan di SMAN 1 Dampit tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan bakat siswa yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri kreatif.

BULETIN NAWASENA EDISI-1